
Jakarta – Memilih makanan dengan kandungan kalori yang lebih rendah bisa menjadi salah satu cara untuk mengatur asupan energi ketika sedang menjalani program penurunan berat badan. Namun, rendah kalori bukan berarti harus mengorbankan kebutuhan nutrisi.
Buah dan sayuran tertentu memiliki kandungan kalori yang relatif rendah, tetapi tetap menyediakan serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa alami yang dibutuhkan tubuh.
Agar menu diet tidak monoton, ada banyak pilihan makanan yang mudah ditemukan dan dapat dikombinasikan dengan sumber protein serta karbohidrat lainnya. Dikutip dari Healthline, berikut beberapa makanan rendah kalori yang bisa menjadi pilihan.
1. Apel
Apel bisa menjadi pilihan camilan praktis saat sedang mengatur pola makan. Buah ini mengandung serat serta sejumlah vitamin dan senyawa antioksidan seperti quercetin.
Sekitar 109 gram apel mengandung kurang lebih 62 kalori dan menyediakan sekitar 3 gram serat. Kandungan seratnya juga dapat membantu memberikan rasa kenyang.
2. Brokoli
Brokoli termasuk sayuran yang relatif rendah kalori dan kaya berbagai zat gizi. Dalam sekitar 155 gram brokoli terdapat kurang lebih 54 kalori.
Sayuran dari keluarga cruciferous ini menyediakan vitamin C, vitamin K, serat, dan senyawa antioksidan. Brokoli bisa dikukus, ditumis sebentar, atau dijadikan campuran berbagai hidangan.
3. Wortel
Wortel identik dengan kandungan beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi tersebut penting untuk mendukung kesehatan mata dan berbagai fungsi tubuh lainnya.
Selain bernutrisi, wortel juga tidak mengandung banyak kalori. Sekitar 122 gram wortel hanya memiliki kurang lebih 50 kalori.
Wortel dapat dikonsumsi mentah sebagai camilan, dicampurkan ke salad, atau dimasak bersama sayuran lainnya.
4. Bayam
Sayuran berdaun hijau ini cocok menjadi bagian dari menu diet karena kalorinya sangat rendah.
Bayam mentah dalam porsi tertentu hanya mengandung beberapa kalori. Jika diolah menjadi sayur bening, jumlah kalorinya tetap relatif rendah selama tidak ditambahkan banyak minyak atau bahan tinggi kalori.
Bayam juga menyediakan berbagai vitamin dan mineral sehingga membantu membuat menu makan lebih bernutrisi.
5. Seledri
Seledri sering digunakan sebagai pelengkap sup atau berbagai masakan. Meski porsinya biasanya tidak terlalu banyak, sayuran ini termasuk bahan makanan dengan kandungan kalori rendah.
Sekitar 120 gram seledri hanya mengandung kurang lebih 17 kalori. Seledri juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat menjadi tambahan untuk menu yang menyegarkan.
6. Timun
Timun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga terasa segar ketika dikonsumsi. Sayuran ini juga sangat rendah kalori.
Dalam sekitar 52 gram timun hanya terdapat kurang lebih 8 kalori. Timun dapat dijadikan campuran salad, acar, lalapan, atau dikonsumsi langsung sebagai camilan.
7. Pepaya
Pepaya bukan hanya memiliki rasa manis dan tekstur lembut, tetapi juga menyediakan sejumlah vitamin dan mineral.
Buah tropis ini mengandung vitamin A, vitamin C, folat, serta kalium. Sekitar 157 gram pepaya mengandung kurang lebih 68 kalori.
Pepaya dapat dinikmati langsung sebagai camilan atau menjadi bagian dari menu sarapan.
8. Semangka
Kandungan air semangka yang tinggi membuat buah ini terasa menyegarkan sekaligus memiliki kalori yang relatif rendah.
Sekitar 152 gram semangka menyediakan kurang lebih 46 kalori. Buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin B6 serta beberapa mineral seperti kalium dan magnesium.
Semangka bisa menjadi pilihan camilan ketika ingin mengonsumsi sesuatu yang segar tanpa menambah banyak kalori.
9. Stroberi
Stroberi memiliki perpaduan rasa manis dan sedikit asam serta dapat menjadi alternatif camilan rendah kalori.
Dalam jumlah tertentu, stroberi hanya menyumbang sekitar 33 kalori. Buah ini juga menyediakan vitamin C dan berbagai senyawa antioksidan.
Stroberi dapat dimakan langsung, dicampurkan ke oatmeal, atau dijadikan pelengkap yoghurt tanpa tambahan gula berlebihan.
Rendah Kalori Bukan Berarti Boleh Dimakan Tanpa Batas
Meski makanan-makanan tersebut relatif rendah kalori, pola diet tetap perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi dan total asupan harian. Tubuh tetap membutuhkan protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang sesuai.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan buah dan sayuran. Padukan makanan rendah kalori dengan sumber protein dan karbohidrat bergizi agar menu diet tetap seimbang dan kebutuhan tubuh terpenuhi.
