
Jakarta – Lapisan putih tipis yang sering terlihat pada permukaan anggur kerap disangka sebagai jamur atau kotoran. Padahal, dalam banyak kasus, lapisan tersebut merupakan bagian alami dari buah dan justru berperan menjaga kualitasnya.
Tak sedikit orang langsung mencuci bersih atau bahkan menghindari anggur yang memiliki lapisan putih. Padahal, selama buah masih segar dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan, lapisan tersebut umumnya aman.
Mengutip The Take Out (27/12/2024), berikut fakta mengenai lapisan putih yang dikenal sebagai bloom pada anggur.
1. Bukan selalu jamur
Lapisan putih pada kulit anggur umumnya bukanlah jamur. Lapisan ini disebut bloom, yaitu lapisan lilin alami yang dihasilkan oleh buah selama proses pertumbuhan.
Keberadaan bloom menjadi salah satu indikator bahwa permukaan anggur masih terlindungi secara alami dan belum banyak mengalami gangguan dari lingkungan.
2. Tidak hanya ada pada anggur
Fenomena bloom juga dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran lain, seperti plum, apel, hingga kubis.
Bentuknya berupa lapisan tipis berwarna putih kebiruan dengan tekstur menyerupai serbuk halus. Karena tampilannya mirip debu, banyak orang mengira lapisan tersebut merupakan kotoran, padahal terbentuk secara alami.
3. Berfungsi melindungi buah
Lapisan bloom membantu mengurangi penguapan air dari permukaan buah sehingga anggur tidak cepat kehilangan kelembapan.
Selain menjaga kesegaran, lapisan ini juga menjadi pelindung alami terhadap kerusakan selama penyimpanan. Bloom diketahui mengandung asam oleanolat, senyawa yang memiliki sifat antiradang dan antibakteri.
4. Cara membedakan dengan jamur
Bloom biasanya menutupi kulit anggur secara merata dengan warna putih kebiruan dan tampak seperti lapisan lilin tipis.
Sebaliknya, jamur muncul dalam bentuk bercak yang tidak beraturan, sering kali memiliki tekstur berbulu atau berserabut. Anggur yang sudah berjamur umumnya juga terlihat layu, mengerut, berubah warna menjadi kecokelatan, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap.
5. Sebaiknya dicuci menjelang dikonsumsi
Meski bloom aman, anggur tetap perlu dicuci sebelum dimakan untuk menghilangkan debu maupun kotoran yang menempel.
Namun, mencuci anggur segera setelah dibeli tidak disarankan. Air dapat menghilangkan lapisan pelindung alami tersebut dan meningkatkan kelembapan, sehingga buah lebih mudah ditumbuhi jamur. Agar kualitasnya tetap terjaga, simpan anggur dalam keadaan kering dan cuci sesaat sebelum dikonsumsi.
